13 Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan (Aman) oleh - seputarcardio.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarcardio.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 13 Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan (Aman) oleh - seputarcardio.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Seorang wanita yang baru saja menjalani persalinan, biasanya akan segera mencari tahu bagaimana cara mengecilkan perut setelah melahirkan. Kenapa fokus ukuran perut menjadi perhatian? Karena meskipun janin sudah keluar dari tubuh, Anda masih memiliki bentuk perut seperti orang hamil.

cara-mengecilkan-perut-setelah-melahirkan-doktersehat

Mengenali Berbagai Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan

Perlu Anda ketahui, pada dasarnya tubuh membutuhkan waktuâ€"terutama perutâ€"untuk kembali ke bentuk normal setelah hamil. Beberapa pakar menyarankan untuk menunggu 6 minggu sebelum memulai program untuk mengecilkan perut jika Anda melahirkan normal tanpa komplikasi, atau menunggu 8 minggu jika Anda melahirkan dengan operasi caesar.

Berikut ini adalah beberapa cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang bisa Anda coba, di antaranya:

1. Waktu Tidur yang Cukup

Cara mengecilkan perut setelah melahirkan ini terlihat mudah untuk dilakukan, namun mendapatkan waktu tidur yang cukup dengan bayi yang baru lahir bukanlah hal yang mudah. Cobalah berbagi tugas dengan pasangan agar kualitas tidur tetap terjaga dengan baik.

Kualitas tidur yang baik memiliki kaitan dengan kesehatan jangka panjang karena tidur memengaruhi banyak hormon dalam tubuh. Kualitas tidur yang baik juga dapat menjaga berat badan yang sehat dan membantu penurunan berat badan.

2. Menyusui Bayi

Cara mengecilkan perut setelah melahirkan berikutnya cocok bagi Anda mendukung ASI eksklusif bagi anak. Menyusui adalah cara terbaik untuk membakar kalori ekstra dan menjalin hubungan dengan anak. Pada bulan-bulan pertama setelah melahirkan, menyusui dapat meningkatkan penurunan berat badan.

3. Mengontrol Stres

Meski cara mengecilkan perut setelah melahirkan ini terkait dengan kondisi psikis, ternyata kondisi ini membantu dalam menurunkan berat badan. Kadar stres yang rendah dapat secara drastis meningkatkan kemudahan penurunan berat badan setelah kehamilan.

Saat stres melanda, cobalah tutup mata dan tarik napas dalam-dalam selama lima kali kali. Setelah itu, cobalah bernapas sambil menggerakkan tubuh seolah-olah menarik tulang rusuk ke dalam, kemudian buang napas selama 6-8 detik.

4. Menjaga Tubuh Tetap Aktif

Selain bisa mengurangi stres, olahraga dapat digunakan sebagai cara mengecilkan perut setelah melahirkan. Pilihlah jenis olahraga yang tidak terlalu menguras energi dan fokuslah pada postur tubuh yang baik sepanjang hari.

Menguatkan kembali otot core sangat penting untuk meratakan perut. Selain itu, gerakan plank dan semua variasinya dapat memperkuat core tubuh. Semua otot ini perlu bekerja bersama untuk fungsi core yang optimal. Libatkan perut Anda sebanyak mungkin saat melakukan aktivitas sehari-hari.

5. Asupan yang Sehat

Mengonsumsi makanan-makanan yang sehat bisa digunakan sebagai cara mengecilkan perut setelah melahirkan. Berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya dikonsumsi, antara lain:

  • Sereal berserat tinggi untuk menjaga sistem pencernaan berjalan dengan lancar (sistem pencernaan biasanya melambat setelah melahirkan).
  • Konsumsi sayuran dan buah.
  • Konsumsi oatmeal.
  • Yoghurt rendah lemak dengan tambahan granola atau buah kering.

6. Membatasi Asupan Gula

Cara mengecilkan perut setelah melahirkan ini sering kali sulit untuk dikontrol. Padahal, mengurangi gula dalam asupan sehari-hari dapat membantu mengatasi penumpukan lemak di perut. Cobalah untuk meningkatkan asupan yang kaya protein dan sayuran karena dapat membuat kenyang lebih lama.

7. Tetap Terhidrasi

Salah satu cara mengecilkan perut setelah melahirkan yang sering dilewatkan adalah terkait asupan cairan tubuh. Sekitar 55-70% dari tubuh terdiri dari air, sehingga setiap kehilangan cairan dapat memiliki konsekuensi serius.

Beberapa masalah yang bisa terjadi adalah gangguan konsentrasi, kehilangan kekuatan, dan kelelahan, semua kondisi tersebut membuat kegiatan sehari-hari menjadi lebih sulit dijalani.

8. Mengurangi Kafein

Wanita yang baru melahirkan biasanya memiliki keinginan yang besar untuk mengonsumsi minuman-minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman berenergi untuk menebus kekurangan waktu tidurnya.

Meski minuman berkafein bisa memberi dorongan singkat, minuman ini tidak begitu dibutuhkan tubuh karena tidak memiliki banyak manfaat. Kafein adalah diuretik, yang berarti mengeluarkan cairan tubuh dan membuat Anda lebih dehidrasi.

9. Hindari Minuman Berkalori Tinggi

Selain minuman berkafein, minuman lain yang sebaiknya Anda hindari adalah minuman dengan kandungan kalori yang tinggi seperti minuman bersoda, minuman berenergi, minuman kopi berbasis susu, dan minuman beralkohol.

10. Meningkatkan Asupan Protein

Protein bermanfaat untuk memperbaiki dan menumbuhkan otot. Selain itu, protein juga bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang mengonsumsi protein berkualitas tinggi seperti susu, telur, dan daging sapi, memiliki persentase lemak perut yang lebih rendah.

11. Membatasi Karbohidrat Olahan

Karbohidrat adalah sumber energi bagi tubuh, tetapi tidak semua karbohidrat sama menyehatkannya. Tubuh mengubah karbohidrat tertentu, seperti roti putih dan pasta menjadi glukosa. Ketika seseorang mengonsumsi lebih banyak glukosa daripada yang diperlukan, tubuh menyimpan kelebihannya sebagai lemak.

Seseorang yang ingin mengurangi jumlah lemak di sekitar perutnya harus membatasi konsumsi karbohidrat olahan.

12. Meningkatkan Asupan Asam Lemak tak Jenuh Tunggal

Monounsaturated fat acids atau sering disebut asam lemak tak jenuh tunggal adalah salah satu lemak yang dibutuhkan tubuh. Asam lemak ini tergolong dalam asam lemak rantai panjang yang banyak ditemukan dalam:

  • Minyak zaitun
  • Minyak kedelai
  • Kanola
  • Alpukat
  • Kacang
  • Minyak wijen

Sebuah tinjauan sistematis menemukan bahwa diet yang kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal dapat membantu mengurangi berat badan.

13. Makan Lebih Lambat

Jika Anda makan terlalu cepat, hal tersebut bisa menghambat otak untuk memberikan sinyal bahwa Anda sudah kenyang, kondisi ini bisa menyebabkan tubuh terlalu banyak mengonsumsi kalori. Jika kebiasaan ini sering dilakukan, hal itu berisiko menimbulkan penumpukan lemak di tubuh.

Selain itu, makan dengan cepat juga dapat menyebabkan seseorang menelan lebih banyak udara, sehingga dapat menyebabkan kelebihan gas dan perut kembung.

 

  1. Fletcher, Jenna. 2019. 18 ways to get a flat stomach. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324636#cardio. (Diakses pada 16 Juli 2020).
  2. Lewis, Rhona. 2019. Saying Adieu to Your Postpartum Belly (but Celebrating It, Too). https://www.healthline.com/health/womens-health/postpartum-belly#losing-belly-weight. (Diakses pada 16 Juli 2020).
  3. Rennie, Kelly. 2020. How To Lose Belly Fat After Giving Birth â€" 7 Effective Tips. https://www.bellybelly.com.au/post-natal/how-to-lose-belly-fat-after-having-a-baby/. (Diakses pada 16 Juli 2020).
  4. Ziel, Erica. 2019. Fastest Way to a Flat Stomach After Pregnancy. https://www.livestrong.com/article/182655-fastest-way-to-a-flat-stomach-after-pregnancy/. (Diakses pada 16 Juli 2020).

Itulah tadi informasi mengenai 13 Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan (Aman) oleh - seputarcardio.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarcardio.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post a Comment

0 Comments